*Menikah*

Saya terima nikah dan kawinnya saudari Noviyani binti Syukur dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang seratus ribu rupiah dibayar tunai !”

Yup, begitulah ijab-qobul pernikahanku dengan suara lantang tapi tegang karena itu pengalaman pertamaku mengucapkan ijab-qobul didepan penghulu dan kedua orang tua calon istriku, selesai ijab-qobul diucapkan perasaan was-was masih numpuk dihatiku, baru setelah pak penguhulu mengucapan “bagaimana saksi? sah? seraya disambut ucapan saksi dan yang hadir dalam acara akad serentak berkata “sah ! “, Alhamdulillah….plong…rasanya saat itu…πŸ™‚

Benarkah menikah didasari oleh kecocokan ? Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng. Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah… (That simple ?….)

Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.
Kecocokan, minat, dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya akan lancar. Lalu apa ? MENIKAH adalah proses pendewasaan, dan untuk memasukinya diperlukan pelaku yang kuat dan berani. Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk menemukan jalan keluarnya.

Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya ? Harus ada “Komunikasi Dua Arah”, “Ada Kerelaan Mendengarkan Kritik”, “Ada Ketulusan melupakan Kesalahan “, dan “Keberanian untuk Mengemukakan Pendapat”.
Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta, bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil undangan yang memacetkan jalan.
MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh, ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil.

MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang berkepanjangan hanyalah bunga.
Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa, bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama.

MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda. Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami orang lain, tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa memperhatikan pasangan hidup ??

MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi sedalam samudra, serta jiwa besar untuk “Menerima dan Memaafkan”.

Catatan :
Kesalahan terbesar kita dalam memilih pasangan adalah kita lebih mementingkan dengan siapa kita menikah bukan seperti apa orang yang akan kita nikahi. Kita lebih melihat dari fisik orang tersebut bukan kualitas orang tersebut.

sumber : http://arien.multiply.com

Nb : gambar paling atas koleksi pribadi, sisanya hasil googling.


26 Komentar on “*Menikah*”

  1. ones_pro mengatakan:

    like this om Hiu…

  2. pengamat mengatakan:

    setelah saya amati.. Selamat menempuh hidup baru gan.. Semoga jadi keluarga sakinah mawaddah warohmah..

  3. Darmawan mengatakan:

    Saya terima nikah dan kawinnya saudari…………
    =======================================
    haduuu nek inget mbiyen malu aku, dulu saking ndredegnya sampe kulupaan kata kawinnya mas hehehe, alhamdulilah diulang kedua wis lengkap, kata saksi sah. saaah alhamdulilaah:mrgreen:

  4. Cicakmerah mengatakan:

    ane kapan ya…. smg lancar juga di waktunyaπŸ˜€

    nikah itu pasti enak.. ayo semuanya nikah!!!, jgn sibuk cari duit ajaπŸ˜‰

  5. dany :) mengatakan:

    bukankah cinta datang,untuk menyatukan…dua hati yg berbeda…

    mode KLA PROJECK : onπŸ˜†

  6. dnugros mengatakan:

    menikah adalah untuk memperbanyak isi dunia ini dengan keturunan2mu….salah pa ngga ya?πŸ˜€

  7. Lilypud.lucu mengatakan:

    masih lama:mrgreen: nyicil dulu aja nikahnya .wkwk

  8. Bonsai Biker mengatakan:

    dengan suara lantang tapi tegang karena itu pengalaman pertamaku mengucapkan ijab-qobul didepan penghulu dan kedua orang tua calon istriku,
    =================================
    Tak kiro dengan kedua calon istriku
    selamat menempuh hidup lamaaa
    hidupnya jangan sebentar doang alias peltu

  9. bejo mengatakan:

    serasi oy *mirip

  10. sijidewe aka snalpot99 mengatakan:

    jaman sebelum nikah arep pandang-pandangan pegang tangan manggil sayang itu dosa..

    lha nek saiki sak karepmu konoh jadi pahala:mrgreen:

  11. pas ijab pagi hari ndredek rak ketulungan,ndredeknya berlanjut sampe malam
    xixixixixixixi….

  12. lekdjie mengatakan:

    *)ndelik

  13. Sendal bolong mengatakan:

    ^bhuahahahaha…
    *cekel, geret neng penghulu….
    **golek babon sek…

  14. joetrizilo mengatakan:

    Selamat MasBro… semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah dan dikaruniai keturunan yang sholeh sholehah serta diberikan rizeki yang barokah….. Amin….

    Ini Kado comotan dari Pak Guru [ Pak Bambang]

    http://jaranwesi.wordpress.com/2011/03/21/saatnya-bercocok-tanam/

  15. hello mengatakan:

    haduh gambar hiu ne marai mumett le maos mas bro…

  16. hello mengatakan:

    ternyata tadi blm selesai loadingnya, hehehe…jd malu… hbs kaya xeong racun loadingnya

  17. Mercon C Lagi dilema mengatakan:

    mantapp,,, doakan aja aku broo,,, 5 tahun lagi,,, hehe,πŸ˜€

  18. vanerz88 mengatakan:

    Orang yg punya warung udah meninggal hihi

  19. vanerz88 mengatakan:

    Orang yg punya warung udah meninggal hihi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s